Tujuan Pembelajaran Sejarah Bagi Generasi Muda

 Mungkin bagi sebagian besar orang, belajar sejarah adalah hal yang sangat membosankan. Padahal, ada banyak sekali hal yang sangat menarik dari sejarah. Misalnya saja plot suatu peristiwa dalam sejarah yang identik dengan makna yang membuat kita semakin sadar akan pentingnya dan besarnya peristiwa tersebut bagi kehidupan kita sekarang ini. Selain itu, sejarah juga mengajarkan kita akan nilai-nilai, ide, dan inspirasi yang ditunjukan oleh tokoh-tokoh sejarah yang telah memberi kontribusi positif bagi suatu bangsa. Lantas, apa sih sebenarnya tujuan pembelajaran sejarah, terutama bagi generasi muda seperti kita? Berikut info detailnya.

Secara umum, tujuan pembelajaran sejarah adalah agar kita dapat berpikir tentang berbagai peristiwa sejarah sekaligus memahami nilai-nilai yang ada di setiap peristiwa bersejarah tersebut. Dari peristiwa-peristiwa tersebut, kita akan mendapat banyak sekali pelajaran dari pengalaman para tokoh sejarah ini. 

Kemudian menurut Ismaun dalam Isjoni terbitan tahun 2007 halaman 72 dan 73, ada beberapa tujuan pembelajaran sejarah

Pengetahuan dan Pemahaman akan Peristiwa Sejarah

Salah satu tujuan belajar sejarah adalah agar kita memiliki pengetahuan dan pemahaman akan berbagai peristiwa sejarah. Kita juga diharapkan dapat berpikir kritis yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk menguji pengetahuan sejarah. Belajar sejarah juga memicu kita untuk memiliki keterampilan terkait dengan sejarah yang mana keterampilan ini bisa dijadikan bekal untuk mengkaji suatu informasi. 

Memiliki Kesadaran bahwa Sejarah Memiliki Arti

Nah, untuk tujuan yang satu ini, tentu kita semua tahu bahwa tiap peristiwa sejarah mengandung arti bagi masa sekarang dan masa yang akan datang. Dari sejarah, kita akan menjadi sadar bahwa waktu adalah hal yang sangat berharga. Oleh karena itu, kita harus dapat memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya. Kita juga menjadi sadar bahwa akan ada perubahan yang terjadi secara terus-menerus. 

Ada begitu banyak nilai kehidupan yang bisa kita jumpai pada sejarah. Kita wajib mengetahui mana nilai yang baik dan nilai yang buruk; dan kita harus bisa menyaring nilai-nilai tersebut. Nah, dari sini kita lalu diharapkan dapat mengaplikasikan nilai-nilai positif tersebut dalam kehidupan bermasyarakat. Tak hanya itu, belajar sejarah juga memberi dampak positif lainnya. Misalnya saja kita bisa memilih teladan yang baik yang ada pada tokoh-tokoh sejarah yang kita ketahui; sekaligus kita dapat menghindari hal-hal negatif yang pernah terjadi dalam peristiwa sejarah. 

Wawasan Sejarah Bertambah

Ada beberapa tujuan pembelajaran dan salah satunya adalah bertambahnya wawasan sejarah pada diri kita. Wawasan tentang perubahan dan kelangsungan (change and continuity), misalnya, yang direpresentasikan sebagai satu kesatuan 3 dimensi, yaitu masa lalu, sekarang, dan masa depan. Wawasan kita akan peran 3 dimensi (masa lalu, sekarang, dan masa depan) adalah bagian dari kausalitas juga akan bertambah. Secara tidak langsung, sejarah juga mengasah kemampuan dalam belajar dan menjadikan pengalaman dalam setiap peristiwa sejarah sebagai bagian dari masa sekarang dan masa yang akan datang, sehingga sejarah bisa dijadikan sebagai acuan untuk memperbaiki masa depan. 

Melihat betapa pentingnya belajar sejarah, semua sekolah di Indonesia, baik sekolah negeri maupun swasta, sekolah formal maupun non-formal, menjadikan mata pelajaran sejarah sebagai mata pelajaran wajib di semua jenjang pendidikan. 

Untuk jenjang sekolah dasar dan menengah (SD & SMP), adapun tujuan belajar sejarah meliputi: 

  • Menumbuhkan wawasan kebangsaan terutama yang berasal dari peristiwa-peristiwa sejarah

  • Menjadikan siswa berpikir logis 

  • Menjadikan dan memicu siswa untuk berpikir kritis

  • Membantu siswa untuk menjadi pribadi yang bangga dan menghargai tokoh-tokoh sejarah sekaligus meneladani sikap-sikap kepahlawanan mereka

  • Menumbuhkan kreativitas pada siswa

Sebenarnya ada hal lain yang bisa kita dapat dari belajar sejarah. Sebut saja salah satunya adalah menumbuhkan minat pada diri siswa terutama minat untuk mempelajari sejarah lebih detail dan lebih dalam lagi. 

Sedang bagi guru, tujuan dari menyampaikan materi sejarah kepada para siswa adalah membantu para siswa untuk berpikir kritis, logis, analitis, dan juga historis. Bisa dibilang pola pikir ini adalah paket komplit yang akan menjadi bekal penting bagi para siswa untuk menyongsong masa depan. Temukan artikel-artikel menarik lainnya seputar pendidikan di situs academia.co.id. Akan ada banyak manfaat yang didapat dari artikel-artikel yang kami bagikan kepada para pembaca. Selamat membaca. 


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *